Posts

Showing posts from March, 2011

Sebuah Pengakuan

Rere berdiri terpaku di depan gerbang tempat lesnya. Sendirian. Dia menunggu angkot yang cukup kosong untuk dia tumpangi. Beberapa kali ia menghentakkan kaki karena pegal berdiri lama. ia melirik ke arah jam tangannya. Hampir pukul setengah delapan. Malam.   "Re!" seorang cowok menghampiri Rere. Ia mengendarai motor. "Lagi ngapain lu?" Ditanya begitu, Rere hanya mendengus kesal. Masa dia gak nyadar apa yang lagi Rere lakuin?   "Masa kurang jelas, sih, Dio? Gw lagi nunggu angkot. Tapi penuh semua. Bete banget, padahal besok gw ada ulangan IPS. Huh!" Rere melampiaskan kekesalannya pada Dio.   "Eit, slow dong, Re! Kok jadi ngomel ke gw? Yaudah, mending lu naik sini" ujar Dio menepuk jok belakangnya dengan santai.   "Eh?" Rere hanya bingung sendiri. 'Masa Dio ngajak bareng? Dia kan udah punya cewek. Ntar gw dijudge aneh-aneh lagi' pikiran buruk Rere melintas di kepalanya. Dio masih menunggu jawaban Rere.   "Ayo, Re!...