Posts

Showing posts from 2011

Aku?

     Aku berdiri tegak di tengah lapangan bersama ke-19 orang teman sepasukanku. Kami baru saja selesai istirahat sholat ashar. Dan kami berhasil tidak telat kembali ke lapangan. Hari ini, entah kenapa lapangan sangat sepi. Hanya ada aku, 19 temanku, dan kakak pelatih yang tidak lebih dari 10 orang. Sore ini aku merasa sangat bersemangat. Aku berdiri tegak dengan senyum dan tatapan yakin. Begitu juga teman-temanku, kurasa.   "Sambil siap mohon perhatian" ujar Yuda, komandan pasukanku.   "SIAP!" seru kami serempak. Kami menoleh ke arahnya.   "Tadi kata kakak-kakaknya, habis ini semua harus tutup mata. Instruksi selanjutnya ada di kakak-kakak. Jangan ada yang ngintip! Ngintip, seorang 5 seri! Apa dapat dimengerti?"   "SIAP MENGERTI!" seru kami. Ada acara apa, ya? Apa ada bintal? Apapun itulah, aku sudah tidak terlalu peduli. Ikuti saja semuanya dengan baik. Aku menutup mataku. Dan tidak lama kemudian, terdengar langkah kaki dari arah belak...

Sebuah Pengakuan

Rere berdiri terpaku di depan gerbang tempat lesnya. Sendirian. Dia menunggu angkot yang cukup kosong untuk dia tumpangi. Beberapa kali ia menghentakkan kaki karena pegal berdiri lama. ia melirik ke arah jam tangannya. Hampir pukul setengah delapan. Malam.   "Re!" seorang cowok menghampiri Rere. Ia mengendarai motor. "Lagi ngapain lu?" Ditanya begitu, Rere hanya mendengus kesal. Masa dia gak nyadar apa yang lagi Rere lakuin?   "Masa kurang jelas, sih, Dio? Gw lagi nunggu angkot. Tapi penuh semua. Bete banget, padahal besok gw ada ulangan IPS. Huh!" Rere melampiaskan kekesalannya pada Dio.   "Eit, slow dong, Re! Kok jadi ngomel ke gw? Yaudah, mending lu naik sini" ujar Dio menepuk jok belakangnya dengan santai.   "Eh?" Rere hanya bingung sendiri. 'Masa Dio ngajak bareng? Dia kan udah punya cewek. Ntar gw dijudge aneh-aneh lagi' pikiran buruk Rere melintas di kepalanya. Dio masih menunggu jawaban Rere.   "Ayo, Re!...